![]() |
| Grilled Chicken/Gai Yang |
Setelah puas menjajaki sajian kuliner di Diandin Leluk, Golden Mile Complex, pada ada hari yang sama, 9 November 2010, kami melanjutkan petualangan kuliner kami ke Nongkhai Beer House yang tepat berada di samping Diandin Leluk.
Restoran ini pernah masuk di dalam penilaian Makansutra, dan diberikan 5 dari 6. Terlihat sesuatu yang menjanjikan dari kuliner yang dihidangkan di tempat ini.
Segera kami dipersilakan duduk oleh sang ibu pelayan, dan diberikan menu. Dari menu, kami bisa melihat bahwa makanan yang disajikan di Nongkhai tidaklah banyak dan terlihat jelas bahwa makanan yang disajikan merupakan makanan khas dari Isan, timur laut Thailand seperti Som Tam (papaya salad) dan Gai-Yang (grilled chicken).
Masakan timur laut Thailand cukup berbeda dengan sajian masakan Thailand pada umumnya. Makanan-makanan yang berasal dari timur laut Thailand sangat dipengaruhi oleh Laos. Som Tam atau yang lebih dikenal sebagai Papaya Salad sebenarnya adalah makanan Laos. Tapi karena kedekatan geografis dan budaya, makanan tersebut akhirnya diserap oleh Thailand.
Berbeda dengan penduduk Asia Tenggara lain yang menjadikan nasi sebagai makanan pokok, Ketan adalah makanan pokok dari penduduk timur laut Thailand dan Laos. Hal unik lainnya adalah lalapan menjadi bagian dari sajian yang harus selalu ada dalam meja mereka. Mengingatkan kita pada kuliner Sunda.
![]() |
| Fresh Vegetables |
![]() |
| Sticky Rice |
Grilled Chicken yang kami pesan memang memiliki rasa minimalis dan gurih. Sangat cocok dimakan dengan sambal manis pedas yang disajikan. Menurut kami, cara paling tepat untuk memakan hidangan ini adalah ambil sejumput ayam, ketan, bungkus dengan daun lalapan yang disajikan dan beri sedikit kubis dan batang, dan diakhiri dengan cocolan sambal tersebut.
Rasanya yang pahit, gurih, asin ,manis, dan sedikit pedas akan member sensasi kuliner yang menarik dan juga kepuasan sendiri menikmati hidangan ini dengan cara mendekati aslinya. Walaupun kami yakin bahwa tidak semua orang bisa menikmatinya dengan cara tersebut.
![]() |
| Boiled Cockles |
Hidangan selanjutnya yang kami nikmati adalah Boiled Cockles. Direbus dengan cara sederhana dan tidak banyak bumbu, mengakibatkan rasa kerang yang agak amis. Cocok jika dimakan dengan sambal asam dan pedas yang disajikan. Rasa amis yang mungkin cukup mengganggu bagi sebagian orang akan tertutup oleh pedas dan asam yang dihasilkan dari jeruk lemon.
Hidangan terakhir yang kami coba di Nongkhai adalah Mixed Seafood Salad. Rasa asam dan pedas berpadu dengan sempurna dengan potongan seafood, sosis, dan sayuran yang ada di dalamnya. Rasa yang sangat pas ketika menikmati makanan laut yang dimasak minimalis. Hidangan ini juga tidak meninggalkan jejak pedas yang menyengat pada lidah anda, melainkan rasa pedas yang menggelitik dan menyegarkan.
Total uang yang harus kami keluarkan untuk seluruh hidangan tersebut ditambah air putih adalah 29 SGD. Harga makanan di sini berkisar antara 5 – 10 SGD. Harga yang sangat bersahabat untuk rasa yang memuaskan.
Tempat ini sangat kami rekomendasikan untuk orang yang penasaran dengan masakan regional Thailand atau Laos. Dengan gaya tampilan restoran yang sederhana membuat anda nyaman, ditambah dengan pelayanan yang ramah. Walaupun ada kendala kecil seperti sang pelayan yang kesulitan berbahasa Inggris. Secara keseluruhan restoran ini layak untuk dikunjungi.








